Akhirnya gw "meledak", seketika "amnesia" dengan Firman yang di dengar hari Minggu kemaren tentang KASIH. Mungkin akumulasi dari rasa kesal akan ketidaktepatan waktu latihan, bosan dan lelah menunggu. Atau mungkin juga sudah melampaui batas kesabaran menghadapi ketidaksopanannya. Kasih itu Sabar tapi kalau membiarkan sikap negatif anak itu, mau sampai kapan dia sadar dan berubah. Apa bedanya sikap loe dengan orang diluar sana. Yang pasti ngga ada "akar pahit" di antara kita. Perdamaian itu ditutup dengan minta maaf dan bersalaman.
"Bersabarlah terhadap kesalahan orang
lain karena Anda juga menginginkan penerimaan yang sama
terhadap kesalahan Anda. Damai Itu Cerdas."
(Mario Teguh)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar