Hari ini sedikit panik karena telat keluar rumah. Puji Tuhan dapat angkot yang cepat meskipun nyambung dua kali karena perkara tidak enak hati.
Bersyukur bisa telat karena dapat berpapasan sama boilnya. Walaupun dihalangi sama boil air penyiram taman, hati ini dapat merasakan dan melihat dari kejauhan boil yang melaju dengan kencang. Bisa dipastikan dia juga telat karena bawa boilnya tidak sesantai biasanya.Termasuk saat ini saya bersyukur masih bisa merasakan pulang kelebihan jam kerja lagi. Menunggu teman yang lagi menyiapkan bahan persentase sambil mengunyah risoles kiriman tetangga dan menikmati suara hujan. Lebih bersyukur lagi kalau semuanya itu tidak wajib untuk diselesaikan. Dan sedari tadi semuanya itu hanyalah kebodohan untuk dilakukan. Hari inipun ditutup dengan beberapa potong pisang goreng tepung roti untuk makan malam karena kelelahan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar