Hari keduapuluhdelapan di bulan ke lima tahun 2016. Entah kenapa dalam doa pengurapan kali ini, saya digerakkan oleh Roh Kudus untuk bergumul membereskan hati saya. Cinta saya....
Tahun-tahun sebelumnya Tuhan telah memperlihatkan saya seseorang, namun saya masih kukuh dengan pilihan hati saya, berdalih lewat banyak pertimbangan, orang itu lebih baik dengan yang lain. Yang memang sekarang dia sudah bahagia dengan orang lain.
Sampai saya diberi penglihatan, kalau pilihan hati saya sekarang akan berakhir dengan air mata.
Kata Tuhan:"Masakan Aku akan memberikan yang buruk kepadamu? Aku akan memberikan yang terbaik untukmu, orang yang benar-benar berasal dari padaKu."
"Jika kau tidak bisa melupakan, maka teruslah merindukannya..."
Hari kedua dibulan Juni, secara kebetulan melihatnya kembali hari ini dibalik kaca berwarna hitam sambil diiringi lantunan Jodoh Pasti Bertemunya bro Afgan. Perlahan lalu menghilang pada arah jalan kami masing-masing.
Ketika saya menceritakan kepada teman saya, dia bertanya: "apakah ini pertanda?"
Saya hanya memberi jawaban: "mulai sekarang saya akan belajar berjalan sesuai dengan jalanNya. Saya punya keinginan, tapi Tuhanlah yang punya kedaulatan atas hidup saya."
Hati saya tersentuh dengan kisah sepasang anak manusia yang tetap pada perasaannya sampai mereka bisa menyatu di akhir ceritanya. Terlalu banyak alasan yang bisa melemahkan mereka lalu berhenti berjuang. Bahkan sampai pada titik menyerah. Tetapi cinta bisa membawa mereka bersatu kembali.
"Apapun upaya yang saya lakukan, bagaimanapun saya menolaknya, cinta akan tetap berada disana menunggu mereka yang mengakui keberadaannya."
Sulit untuk dilakukan untuk segala sesuatu yang berhubungan dengan perasaan. Namun ketika kita bersungguh-sungguh menyerahkan semuanya ke Tuhan segala sesuatunya menjadi terasa ringan. Saya memang punya impian tetapi Tuhan lebih tau apa yang terbaik untuk saya..
Jadilah padaku seperti yang Kau ingini....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar