#kesaksian dari MW
Syalom
Saya akan menyaksikan kebaikan-kebaikan
Tuhan dalam perjalanan hidup beriman saya. Di akhir tahun 2011 saya mengalami
sakit komplikasi dari asam urat, kolesterol, asam lambung, serta tekanan darah
yang melebihi batas normal dan sempat diopname di RS Stella Maris. Keluar dari rumah sakit, tidak menunjukkan perubahan apa-apa. Apalagi bila
akan pergi beribadah, kaki saya tiba-tiba bengkak dan tidak bisa berjalan.
Saya selalu merasa takut dan selalu ingin kembali dirawat di rumah sakit. Keadaan ini tidak hanya mengambil sukacita saya saja, tetapi juga mengganggu keuangan saya. Yang habis terpakai untuk berobat. Bahkan penyakit tersebut hampir merenggut nyawa saya.
Saya selalu merasa takut dan selalu ingin kembali dirawat di rumah sakit. Keadaan ini tidak hanya mengambil sukacita saya saja, tetapi juga mengganggu keuangan saya. Yang habis terpakai untuk berobat. Bahkan penyakit tersebut hampir merenggut nyawa saya.
Sampai Tuhan membawa saya bertemu dengan
tim doa dari GSJA Elshaddai. Didoakan dan diurapi dengan minyak urapan,
perasaan takut saya hilang, ada kelepasan dan kebebasan terjadi. Ternyata apa
yang saya alami ini bukan penyakit biasa tapi ada kuasa gelap. Akibat dosa dari orang
tua, mereka beribadah kepada Tuhan tetapi percaya juga pada roh-roh nenek
moyang dan jimat. Selanjutnya saya datang konseling ke gereja dengan ibu
gembala. Saya menceritakan awal sakit dan penyebabnya dikarenakan saya membakar jimat yang tersisa dirumah. Ibu gembala mengatakan,
orang tua saya sudah melanggar sepuluh hukum Tuhan yang terdapat di Keluaran 20:3-5
3 Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.
4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.
5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,
Orang tua saya sudah membuat jembatan membuka peluang iblis untuk
mencuri kesehatan, damai sejahtera dan sukacita dan pada akhirnya akan mengalami kematian dan masuk neraka. Ini bukan saja hanya mereka yang rasakan tetapi pengaruhnya sampai pada anak cucunya. Iblis adalah pencuri, yang datang
untuk mencuri membunuh dan membinasakan.
Yohanes 10:10a Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan;
Puji Tuhan, saya masih diberi kesempatan mendapat kasih karunia Tuhan lewat pertemuan dengan ibu gembala dan tim doa dari GSJA Elshaddai. Setelah saya didoakan dan diberi perjamuan kudus oleh ibu gembala, saya juga diarahkan untuk melakukan pemutusan melalui pertobatan dan baptisan. Tanpa banyak pertimbangan pada bulan Maret 2012, saya lahir baru dan pada tahun itu juga saya mendapatkan baptisan Roh kudus dalam doa sepuluh malam. Meskipun harus melewati proses yang berat karena harus meninggalkan gereja lama, ditinggalkan oleh teman-teman sektor di gereja bahkan beberapa dari keluarga. Namun Roh kudus memberikan kekuatan untuk menjalani pilihan yang benar. Saya mengucap syukur kepada Tuhan karena disisa umur saya, Tuhan sudah membawa saya menjadi penyembah yang benar, yang menyembah Bapa dalam Roh dan kebenaran.
Puji Tuhan, saya masih diberi kesempatan mendapat kasih karunia Tuhan lewat pertemuan dengan ibu gembala dan tim doa dari GSJA Elshaddai. Setelah saya didoakan dan diberi perjamuan kudus oleh ibu gembala, saya juga diarahkan untuk melakukan pemutusan melalui pertobatan dan baptisan. Tanpa banyak pertimbangan pada bulan Maret 2012, saya lahir baru dan pada tahun itu juga saya mendapatkan baptisan Roh kudus dalam doa sepuluh malam. Meskipun harus melewati proses yang berat karena harus meninggalkan gereja lama, ditinggalkan oleh teman-teman sektor di gereja bahkan beberapa dari keluarga. Namun Roh kudus memberikan kekuatan untuk menjalani pilihan yang benar. Saya mengucap syukur kepada Tuhan karena disisa umur saya, Tuhan sudah membawa saya menjadi penyembah yang benar, yang menyembah Bapa dalam Roh dan kebenaran.
Pada tahun 2013, saya mendapat karunia
untuk mendengar suara Tuhan, tahun 2014 saya mendapat kepercayaan melayani di gereja. Tahun 2015, dalam mezbah pribadi saya diperlihatkan jiwa-jiwa yang secara khusus harus didoakan serta digumuli dan saya juga diperlihatkan ada malaikat yang menjaga saya. Di tahun ini, dalam doa sepuluh
malam, hari ke sembilan saya mendapat penglihatan salju yang banyak turun dalam ruang ibadah. Walaupun tidak melihat, saya bisa merasakan Tuhan ada di depan saya
dan membuat saya bertepuk tangan dan mendapat bahasa baru.
Semua ini bukan
karena kuat dan hebat saya, tapi kasih karuniaNya yang semakin besar dan nyata dalam
hidup saya. Saya tetap berdoa dan memiliki kerinduan diberi kesempatan
memenangkan banyak jiwa bagi kerajaan Allah dan tetap setia.
Segala hormat
kemuliaan hanya bagi Tuhan. (MW)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar