Puji bagi nama Tuhan, ketika kita berjalan dan berserah sepenuhnya kepada Tuhan, Dia bisa melalukan hal-hal yang luar biasa.
Seperti hari kemarin di Senin yang sibuk.
Ada panggilan mendadak untuk menghadiri pertemuan pelayan di gereja. Bukan perasaan bingung atau penasaran, nasi apa yang akan diberikan oleh tante ataupun takut terlambat kepada pemimpin yang kelihatan tapi karena menghargai setiap janji dan waktu yang sudah Tuhan tetapkan lewat ibu gembala. Puji Tuhan, lemburnya selesai dan saya mendapat bonus akomodasi langsung ke TKP tanpa perlu berlelah menunggu angkutan umum.
Malam ini, saya cuma mau jadi pendengar yang baik saja, karena ada beberapa pokok bahasan hanya merupakan pengulangan dari pertemuan-pertemuan sebelumnya. Sambil sesekali mengganggu sahabat di samping saya. Banyak hal baru yang sudah Tuhan beri untuk kemajuan pelayanan kedepannya.
Akhirnya pertemuan tersebut ditutup dengan doa, Pada saat ibu gembala melepaskan berkat, saya sempat melihat diri saya sebagai orang yang penuh keterbatasan, kemudian saya diberi Rhema: "Aku tidak butuh orang yang pintar, tetapi orang yang sungguh-sungguh mengandalkan AKu dan yang memberikan hatinya."
Seperti hari kemarin di Senin yang sibuk.
Ada panggilan mendadak untuk menghadiri pertemuan pelayan di gereja. Bukan perasaan bingung atau penasaran, nasi apa yang akan diberikan oleh tante ataupun takut terlambat kepada pemimpin yang kelihatan tapi karena menghargai setiap janji dan waktu yang sudah Tuhan tetapkan lewat ibu gembala. Puji Tuhan, lemburnya selesai dan saya mendapat bonus akomodasi langsung ke TKP tanpa perlu berlelah menunggu angkutan umum.
Malam ini, saya cuma mau jadi pendengar yang baik saja, karena ada beberapa pokok bahasan hanya merupakan pengulangan dari pertemuan-pertemuan sebelumnya. Sambil sesekali mengganggu sahabat di samping saya. Banyak hal baru yang sudah Tuhan beri untuk kemajuan pelayanan kedepannya.
Akhirnya pertemuan tersebut ditutup dengan doa, Pada saat ibu gembala melepaskan berkat, saya sempat melihat diri saya sebagai orang yang penuh keterbatasan, kemudian saya diberi Rhema: "Aku tidak butuh orang yang pintar, tetapi orang yang sungguh-sungguh mengandalkan AKu dan yang memberikan hatinya."


Tidak ada komentar:
Posting Komentar