Mengenai Saya

Foto saya
Makassar, Sulawei Selatan, Indonesia

TOTAL KUNJUNGAN

Label

Translate

Cari Blog Ini

Senin, 26 September 2016

MENGALAMI TUHAN

Saya bersukacita,  dalam beberapa waktu terakhir ini,  diberikan kesempatan menikmati penggenapan janji-janji Tuhan. Sekarang Tuhan sedang membawa saya dalam proses pembelajaran percaya



Berawal dari kerinduan menggumuli untuk mengembalikan buah sulung.  Tidak pernah saya menagis sampai sesegukan karena mengingat semua kebaikan Tuhan. Roh Kudus mengingatkan saya kalau ada satu hal yang belum saya serahkan.  Dan tidak memakan waktu yang lama,  Tuhan bukakan jalan untuk saya melakukan kebenaran. 

Dalam doa, bukan hanya bunga-bunga yang selalu bermekaran tetapi ada buah-buah yang muncul. Saya mengimani kalau penglihatan tersebut adalah penggenapan janji Tuhan atas jiwa-jiwa.  Ada jalan terbuka untuk jiwa-jiwa yang saya gumuli selama ini, terutama untuk adik dan ibu saya. Senin lalu saya sedikit terganggu dengan berita kalau ibu saya mengalami sakit yang parah, didiagnosis tumor dalam kandungan yang mengharuskan tindakan operasi cito.  Dalam keadaan kaget dan bingung karena akses untuk berkomunikasi sulit,  Tuhan berbicara kepada saya: "Bila orang lain yang kau gumuli saja hidupnya dapat diubahkan terlebih keluargamu.  Jangan takut!  Tak akan dibiarkan orang yang melayani Tuhan dipermalukan.  Semua akan baik-baik saja! " Operasi tersebut dibatalkan dan sekarang perut yang keras telah berubah lembut dan berangsur pulih.

Rhema tersebut telah diteguhkan dalam doa hari Kamis lewat Firman Tuhan:
Yohanes 11:4   Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan."

Kemudian kembali diteguhkan dalam doa pengurapan lewat penglihatan,  Tuhan memperlihatkan kehidupan orang-orang yang saya doakan bahkan diri saya sendiri dilindungi. Seperti ada tudung yang bercahaya menutup dan setiap kali ada burung gagak dan kegelapan ingin menyentuh,  semuanya terbakar habis oleh cahaya yang melindungi tersebut. 

Betapa hati ini bersuka cita. Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan.


Tidak ada komentar: