Dalam ke"baper"an saya memilih untuk semakin bersungguh-sungguh mencari Tuhan lewat doa dan puasa selama lima hari. Berasa seperti raja Asa, yang mulai terlena dengan zona nyaman. Hal itu membuat saya memandang masalah bukan dengan iman tetapi dengan mata manusia saya sehingga perasaan saya yang berkuasa. Saya seperti melupakan pembelaan Tuhan diwaktu lampau dengan masalah lebih besar dan menyakitkan dari yang sekarang.
Selama lima hari, penyertaan, pembelaan dan mujizat kreatifNya bekerja dengan luar biasa. Bahkan di titik terkritis pun. Selalu baru dan semakin indah. Uniknya lagi, semakin dekat denganNya, semakin saya jauh dari mereka. Rencana meet up dari hari Minggu sampai Jumat pun selalu gagal. Dan saya hanya diijinkan saling memberkati dengan orang tertentu saja.
Sebelum doa pengurapan, dalam perjalanan. Saya sedikit ditegur, karena tidak memakai iman, meninggalkan lembur di kantor untuk datang doa tepat waktu. Sebab jika saya taat, semuanya toh memang akan baik-baik saja sesuai skenarioNya.
PengurapanNya bekerja dengan dasyat dan luar biasa. MelihatNya mengangkat tangan kanan, tangan yang membawa kemenangan.
Mazmur 20:6 (20-7) Sekarang aku tahu, bahwa TUHAN memberi kemenangan kepada orang yang diurapi-Nya dan menjawabnya dari sorga-Nya yang kudus dengan kemenangan yang gilang-gemilang oleh tangan kanan-Nya.
Yesaya 41:13 Sebab Aku ini, TUHAN, Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: "Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau."
Bahkan saya melihat sayap malaikat yang bercahaya. Diakhir doa, Tuhan memberi pengertian bahwa menjauhkan itu merupakan rencanaKu. Sebab Aku mempunyai rencana yang lebih besar untuk kehidupanmu.
Pelayanan hari Minggu di ibadah keduapun, dilakukan dengan semangat untuk mengalirkannya ke jemaat. Pesta rohani yang luar biasa. Padahal, kaki ini baru saja dipakai berlari kencang dan jauh. Bahkan diberikan keberanian menyeberangi jalan raya dan menyelip diantara kendaraan yang tidak bisa bergerak sama sekali. Tanpa saya sadari, saya dituntun menyiapkan sepatu yang memang nyaman dipakai untuk berlari. Bukan kuat, bukan gagah tetapi oleh RohMu Tuhan. Haleluya..
Dan di ibadah malam barulah Tuhan membukakan: semakin dekat denganNya, semakin jauh dari mereka.
2 Korintus 6:14 Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?


Tidak ada komentar:
Posting Komentar