Mengenai Saya

Foto saya
Makassar, Sulawei Selatan, Indonesia

TOTAL KUNJUNGAN

Label

Translate

Cari Blog Ini

Jumat, 02 Agustus 2019

JENUH

Dalam kehidupan, terkadang kita ngerasain yang namanya kejenuhan. Begitupun dengan kehidupan kerohanian.
Jenuh latihan musik, jenuh datang ibadah doa bahkan jenuh pelayanan. Itu sangat bisa terjadi bila kita melakukannya sekedar melakukan tanpa memaknainya. Akhirnya ibadah dan pelayanan hanya sekedar memenuhi jadwal atau rutinitas belaka.
  • Segala sesuatunya dilakukan dengan motivasi hati yang benar. Jangan menyerah atau berhenti.  Lakukan saja terus. Ikut Tuhan harus disengaja. Setia harus disengaja.  Melayani dengan segenap hati harus disengaja. Karena kita sudah hidup oleh kasih setia Tuhan. Kolose 3:23 (TB)  Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

  • Fokus sama Tuhan bukan pada apa yang sementara kita rasakan. Jadikan Tuhan Yesus sebagai satu-satunya sumber kebahagiaanmu. Berharap sama manusia yang terbatas itu banyak kecewanya. Apalagi menaruh ekspektasi yang terlalu tinggi kepada orang lain, rekan sepelayanan kita. Bisa banyak kecewanya. Lebih baik kembali perbaiki fokus kita hanya untuk melayani Tuhan saja, sumber kekuatan dan kelegaan. Matius 11:28 (TB)  Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Yesaya 40:29 (TB)  Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. 

  • Selalu sharing kebaikan Tuhan.  Dengan berbagi pengalaman berjalan bersama Tuhan maupun pewahyuan yang kita terima, kita seperti dibuat mengingat kembali kasih dan kebaikanNya. Hal itu dapat menjadi penyemangat buat mereka yang mendengarkan bahkan kita dibuat "tersadar" kembali, mengapa kita harus selalu semangat dalam melayani Tuhan. 2 Timotius 4:2 (TB)  Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.

Tidak ada komentar: