Mengenai Saya

Foto saya
Makassar, Sulawei Selatan, Indonesia

TOTAL KUNJUNGAN

Label

Translate

Cari Blog Ini

Selasa, 06 Agustus 2019

KEBIASAAN

Yeremia 17:5 (TB) Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!  

Terkadang rutinitas serta kebiasaan sehari-hari buat kita sudah ngga mengandalkan TUHAN  lagi. Saya sendiripun mengalami hal tersebut. Dalam pekerjaan, bila waktunya menarik dan mengolah data dari sistem informasi, saya seperti tidak mengandalkan TUHAN lagi. Karena sudah terbiasa, sudah tau cara kerjanya serta alurnya. Tanpa sadar, saya sudah mulai pakai kekuatan saya yang terbatas ini. Mulai jalan dengan kepintaran sendiri. Dan ketika diberi sedikit "sentilan" kekeliruan buat saya sadar, saya terbatas. 

Pekerjaan saya memang selalu diberkati, tetapi setiap waktu saya butuh TUHAN, bertanya ke TUHAN, bagaimana caranya. Sebab kemampuan bekerja dengan baik dan benar itu berasal dari berkat hikmat yang TUHAN berikan. 

Begitupun juga dalam memberi persembahan: perpuluhan, pembangunan, tatangan dan diakonia seperti memberi karena kewajiban sehingga kurang makna. Padahal, hakekatnya pemberian itu adalah sebagai bukti ketaatan dan cinta kepada TUHAN. Karena kita sudah menerima berkatNYA terlebih dulu. Terima gajipun sudah seperti suatu hal yang biasa. Padahal semua itu kasih karunia. Gambaran kekuatan yang TUHAN berikan sampai kita bisa kuat bekerja. Akhirnya jadi salah dalam mengelola uang karena tidak meminta hikmat terlebih dahulu. 

Kebergantungan penuh ke BAPA inilah yang mestinya saya kembalikan lagi. 

Jangan pernah pakai pengalaman kemarin buat menyelesaikan masalah hari ini. 
Berkat TUHAN itu selalu baru.  Haleluya

Ratapan 3:22-23 (TB)
22 Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, 
23 selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!





Tidak ada komentar: