Meskipun terkadang saya tidak menampik kalau saat teduh saya masih belum maksimal. Namun saya berusaha setiap pagi sebelum beraktivitas, saya punya waktu berjumpa secara pribadi dengan Tuhan. Adalah perbedaanya. Yang biasa melakukan pasti tau itu.
Saya menganggap saat teduh pagi hari itu sebagai salah satu persembahan terbaik dari anugerah hari baru saya buat Bapa. Saya butuh mendengar suara Tuhan terlebih dahulu sebelum suara dunia mempengaruhi saya. Saya butuh kekuatan baru. Karena saya selalu butuh Tuhan Yesus. Amin
Mazmur 143:8 (TB) Perdengarkanlah kasih setia-Mu kepadaku pada waktu pagi, sebab kepada-Mulah aku percaya! Beritahukanlah aku jalan yang harus kutempuh, sebab kepada-Mulah kuangkat jiwaku.
Kalau mau lebih kenal itu gimana sih? Ya nongkrong bareng dong, menghabiskan waktu bareng dong. Seperti kita yang selalu rindu lebih dekat dan mengenal Bapa kita. Dan pagi hari adalah waktu paling baik untuk menghabiskan waktu. Nongkrong bareng Bapa.
Markus 1:35 (TB) Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.
Tuhan Yesus saja punya waktu pribadi dengan Bapa. Masa kita kagak?!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar