Menyerah dalam menghadapi kenyataan sekarang ini yang tidak sejalan dengan pewahyuan yang telah saya dapatkan sebelumnya.
Menyerah dalam penantian waktu Tuhan tergenapi dalam hidup saya.
Menyerah dan mematahkan sayap sehingga tak perlu terbang tinggi lagi untuk mengalahkan angin.
Ada saat dimana saya hanya ingin memikirkan diri sendiri dan menjadi egois tanpa perlu peka dengan orang lain serta keadaan disekeliling.
Puji Tuhan saya punya sahabat yang tidak pernah meninggalkan saya.
Dia kekuatan saya.
Dialah dasar saya untuk berharap.
Dia yang selalu menuntun dan mengoreksi saya untuk tetap berada pada jalurNya.
Dialah segalanya.
Yesus Kristus Tuhan.
Dia kekuatan saya.
Dialah dasar saya untuk berharap.
Dia yang selalu menuntun dan mengoreksi saya untuk tetap berada pada jalurNya.
Dialah segalanya.
Yesus Kristus Tuhan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar