Mengenai Saya

Foto saya
Makassar, Sulawei Selatan, Indonesia

TOTAL KUNJUNGAN

Label

Translate

Cari Blog Ini

Jumat, 10 Mei 2024

ISHAK

SALAH SATU TOKOH YANG BERIMAN DAN TAAT KEPADA TUHAN SERTA MENJAGA HADIRAT TUHAN 

AHLI WARIS PERJANJIAN BERKAT

Kejadian 17:19 (Tb)

19 Tetapi Allah Berfirman: "Tidak, Melainkan Isterimu Saralah Yang Akan Melahirkan Anak Laki-Laki Bagimu, Dan Engkau Akan Menamai Dia Ishak, Dan Aku Akan Mengadakan Perjanjian-Ku Dengan Dia Menjadi Perjanjian Yang Kekal Untuk Keturunannya.

 

ARTI NAMA ISHAK DALAM BAHASA IBRANI

“IA TERTAWA”

YANG AWALNYA TERTAWA KARENA MERASA ITU HAL YANG LUCU DAN TIDAK MASUK AKAL MEMILIKI ANAK DI USIA YANG TIDAK MUDA LAGI

 Kejadian 17:16-17 (Tb)

16 Aku Akan Memberkatinya, Dan Dari Padanya Juga Aku Akan Memberikan Kepadamu Seorang Anak Laki-Laki, Bahkan Aku Akan Memberkatinya, Sehingga Ia Menjadi Ibu Bangsa-Bangsa; Raja-Raja Bangsa-Bangsa Akan Lahir Dari Padanya."

17 Lalu Tertunduklah Abraham Dan Tertawa Serta Berkata Dalam Hatinya: "Mungkinkah Bagi Seorang Yang Berumur Seratus Tahun Dilahirkan Seorang Anak Dan Mungkinkah Sara, Yang Telah Berumur Sembilan Puluh Tahun Itu Melahirkan Seorang Anak?"

 

Kejadian 17:16-17 (FAYH)

16 Aku akan memberkati dia dan memberi engkau seorang putra dari dia. Ya, Aku akan memberkati dia dengan berlimpah dan menjadikan dia ibu bangsa-bangsa! Banyak di antara keturunanmu akan menjadi raja. "

17 Maka Abraham pun sujud menyembah Allah, tetapi di dalam hatinya ia tertawa karena tidak percaya. "Mungkinkah aku, yang sudah berusia 100 tahun ini, masih akan mempunyai anak lagi? " pikirnya dengan perasaan geli. "Dan Sara, yang sudah berusia 90 tahun itu, mana mungkin melahirkan anak. "

 

 BERUBAH MENJADI TERTAWA KARENA BERSUKACITA

 

Kejadian 21:6 (Tb)

6 Berkatalah Sara: "Allah Telah Membuat Aku Tertawa; Setiap Orang Yang Mendengarnya Akan Tertawa Karena Aku."

 

Kejadian 21:6 (Fayh)

6 Sara Berkata, "Allah Telah Membuat Aku Tertawa! Semua Orang Yang Mendengar Tentang Hal Ini Akan Bersukacita Bersama-Sama Dengan Aku.

 

4 POIN

1. TAAT DAN BERIMAN KEPADA ALLAH

Kejadian 26:1-6 (Tb)

1 Maka Timbullah Kelaparan Di Negeri Itu. — Ini Bukan Kelaparan Yang Pertama, Yang Telah Terjadi Dalam Zaman Abraham. Sebab Itu Ishak Pergi Ke Gerar, Kepada Abimelekh, Raja Orang Filistin.

2 Lalu Tuhan Menampakkan Diri Kepadanya Serta Berfirman: "Janganlah Pergi Ke Mesir, Diamlah Di Negeri Yang Akan Kukatakan Kepadamu.

3 Tinggallah Di Negeri Ini Sebagai Orang Asing, Maka Aku Akan Menyertai Engkau Dan Memberkati Engkau, Sebab Kepadamulah Dan Kepada Keturunanmu Akan Kuberikan Seluruh Negeri Ini, Dan Aku Akan Menepati Sumpah Yang Telah Kuikrarkan Kepada Abraham, Ayahmu.  

4 Aku Akan Membuat Banyak Keturunanmu Seperti Bintang Di Langit; Aku Akan Memberikan Kepada Keturunanmu Seluruh Negeri Ini, Dan Oleh Keturunanmu Semua Bangsa Di Bumi Akan Mendapat Berkat,

5 Karena Abraham Telah Mendengarkan Firman-Ku Dan Memelihara Kewajibannya Kepada-Ku, Yaitu Segala Perintah, Ketetapan Dan Hukum-Ku."

6 Jadi Tinggallah Ishak Di Gerar.

 

TEMPAT PERANTAUAN ISHAK SEDANG DILANDA KELAPARAN.

FAKTANYA MESIR MERUPAKAN NEGERI TERKAYA DAN TERKUAT PADA SAAT ITU DAN PERGI KE MESIR ADALAH SOLUSINYA.

 

PADA DI AYAT 1 (BUKAN KELAPARAN YANG PERTAMA). SUDAH PERNAH TERJADI KELAPARAN SEBELUMNYA PADA ZAMAN ABRAHAM DAN SAAT ITU ABRAHAM MENGUNGSI KE MESIR.

 

Kejadian 12:10 (Tb) Ketika Kelaparan Timbul Di Negeri Itu, Pergilah Abram Ke Mesir Untuk Tinggal Di Situ Sebagai Orang Asing, Sebab Hebat Kelaparan Di Negeri Itu.

 

MUNGKIN ISHAK MAU MENIRU AYAHNYA DENGAN MENGUNGSI KE MESIR PADA WAKTU MENGALAMI BENCANA KELAPARAN..

 

TUHAN MENGAJAR ISHAK TIDAK PAKAI PENGALAMAN KEMARIN UNTUK MENYELESAIKAN MASALAH HARI INI.

 

ISHAK DIAJAR BERGANTUNG SEPENUHNYA KEPADA TUHAN TIAP-TIAP WAKTU.

 

KITA DAPAT MELIHAT IMAN ISHAK KEPADA ALLAH. SEKALIPUN KELAPARAN TERJADI, ISHAK MEMPERCAYAI DAN MENAATI PERKATAAN ALLAH.

 

ALLAH KEMUDIAN MENYURUH ISHAK UNTUK MENABUR DAN DALAM TAHUN ITU JUGA, ISHAK MENDAPAT HASIL SERATUS KALI LIPAT DAN IA MENJADI KAYA, KIAN LAMA KIAN KAYA DAN MENJADI SANGAT KAYA.

 

Kejadian 26:12-13 (TB)

12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN.

13 Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya.

 

 KETAATAN = MELAKUKAN TEPAT SESUAI PERINTAH ALLAH

 

TERKADANG KELAPARAN (MASALAH, KEKURANGAN) MENJADI ALAT ALLAH MELIHAT BUKTI KETUNDUKKAN KITA, KETAATAN KITA, PERCAYA KITA, SERTA SYUKUR KITA.

 

ISHAK TENTU INGIN BERTAHAN HIDUP, TETAPI DIA TETAP MENANTI PETUNJUK TUHAN TERLEBIH DAHULU BARU DIA BERTINDAK.

 

ISHAK TETAP FOKUS PADA APA YANG ALLAH INGINKAN BAGI DIA DAN KELUARGANYA.

 

AKIBAT KETAATANNYA ISHAK DIBERKATI TUHAN.

 

DI TENGAH-TENGAH KESULITAN, ISHAK TETAP TAAT KEPADA PERINTAH ALLAH, SEKALIPUN PERINTAH ALLAH TIDAK MASUK DI AKAL UNTUK TETAP BERTAHAN DAN TINGGAL DI TEMPAT YANG DILANDA KELAPARAN  BAHKAN ALLAH MENYURUH UNTUK MENABUR DI TANAH TERSEBUT DAN TIDAK KE MESIR.

 

2. MENJAGA HADIRAT TUHAN

Kejadian 26:24-25 (Tb)

24 Lalu Pada Malam Itu Tuhan Menampakkan Diri Kepadanya Serta Berfirman: "Akulah Allah Ayahmu Abraham; Janganlah Takut, Sebab Aku Menyertai Engkau; Aku Akan Memberkati Engkau Dan Membuat Banyak Keturunanmu Karena Abraham, Hamba-Ku Itu."

25 Sesudah Itu Ishak Mendirikan Mezbah Di Situ Dan Memanggil Nama Tuhan. Ia Memasang Kemahnya Di Situ, Lalu Hamba-Hambanya Menggali Sumur Di Situ.

 

ISHAK SETIA MENCARI TUHAN, MAKA TUHAN SELALU BERFIRMAN. SEMUA ITU DIDAPATKAN LEWAT MEMBANGUN MEZBAH DOA SECARA KONTINYU (TERUS-MENERUS).

 

AYAT 25 MENEGASKAN , TUHANLAH YANG MENJADI PRIORITAS DALAM KEHIDUPAN ISHAK, BARU KELUARGA KEMUDIAN PEKERJAAN.

 

MENJAGA HADIRAT TUHAN: MELALUI DOA, PUJIAN PENYEMBAHAN, MENDENGARKAN DAN TAAT DENGAN FIRMAN TUHAN.

IBADAH YANG KONTINYU, SECARA TERUS-MENERUS ATAU KONSISTEN.

 

ISHAK TERUS TERHUBUNG DENGAN TUHAN.

SELAMA KURANG LEBIH 20 TAHUN, ISHAK SETIA MENDOAKAN ISTRINYA YANG MANDUL SAMPAI TUHAN MENGABULKAN.

 

Kejadian 25:20-21, 26b (Tb)

20 Dan Ishak Berumur Empat Puluh Tahun, Ketika Ribka, Anak Betuel, Orang Aram Dari Padan-Aram, Saudara Perempuan Laban Orang Aram Itu, Diambilnya Menjadi Isterinya.

21 Berdoalah Ishak Kepada Tuhan Untuk Isterinya, Sebab Isterinya Itu Mandul; Tuhan Mengabulkan Doanya, Sehingga Ribka, Isterinya Itu, Mengandung.

26b ......... Ishak Berumur Enam Puluh Tahun Pada Waktu Mereka Lahir.

Lukas 18:1-7 (Tb)

1 Yesus Mengatakan Suatu Perumpamaan Kepada Mereka Untuk Menegaskan, Bahwa Mereka Harus Selalu Berdoa Dengan Tidak Jemu-Jemu.

2 Kata-Nya: "Dalam Sebuah Kota Ada Seorang Hakim Yang Tidak Takut Akan Allah Dan Tidak Menghormati Seorang Pun.

3 Dan Di Kota Itu Ada Seorang Janda Yang Selalu Datang Kepada Hakim Itu Dan Berkata: Belalah Hakku Terhadap Lawanku.

4 Beberapa Waktu Lamanya Hakim Itu Menolak. Tetapi Kemudian Ia Berkata Dalam Hatinya: Walaupun Aku Tidak Takut Akan Allah Dan Tidak Menghormati Seorang Pun,

5 Namun Karena Janda Ini Menyusahkan Aku, Baiklah Aku Membenarkan Dia, Supaya Jangan Terus Saja Ia Datang Dan Akhirnya Menyerang Aku."

6 Kata Tuhan: "Camkanlah Apa Yang Dikatakan Hakim Yang Lalim Itu!

7 Tidakkah Allah Akan Membenarkan Orang-Orang Pilihan-Nya Yang Siang Malam Berseru Kepada-Nya? Dan Adakah Ia Mengulur-Ulur Waktu Sebelum Menolong Mereka?

 

HAKIM YANG TIDAK TAKUT ALLAH SAJA MENGABULKAN, BAGAIMANA DENGAN BAPA KITA YANG DI SORGA?

 

DOA MERUPAKAN NAPAS HIDUP ORANG PERCAYA

PUSH (PRAY UNTIL SOMETHING HAPPENS)

 

 

3. MENGHORMATI ORANG TUA

Kejadian 22:6-10 (Tb)

6 Lalu Abraham Mengambil Kayu Untuk Korban Bakaran Itu Dan Memikulkannya Ke Atas Bahu Ishak, Anaknya, Sedang Di Tangannya Dibawanya Api Dan Pisau. Demikianlah Keduanya Berjalan Bersama-Sama.

7 Lalu Berkatalah Ishak Kepada Abraham, Ayahnya: "Bapa." Sahut Abraham: "Ya, Anakku." Bertanyalah Ia: "Di Sini Sudah Ada Api Dan Kayu, Tetapi Di Manakah Anak Domba Untuk Korban Bakaran Itu?"

8 Sahut Abraham: "Allah Yang Akan Menyediakan Anak Domba Untuk Korban Bakaran Bagi-Nya, Anakku." Demikianlah Keduanya Berjalan Bersama-Sama.

9 Sampailah Mereka Ke Tempat Yang Dikatakan Allah Kepadanya. Lalu Abraham Mendirikan Mezbah Di Situ, Disusunnyalah Kayu, Diikatnya Ishak, Anaknya Itu, Dan Diletakkannya Di Mezbah Itu, Di Atas Kayu Api.

10. Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk menyembelih anaknya.

 

ISHAK BUKAN LAGI SEORANG ANAK KECIL YANG TIDAK TAHU APA-APA. DIA MAMPU MENGANGKAT KAYU UNTUK KORBAN PERSEMBAHAN DI ATAS BAHUNYA. DAN DIA SUDAH MENGERTI TENTANG APA ITU MENDIRIKAN MEZBAH BAGI TUHAN.

 

PADA WAKTU DIA DIIKAT LALU DILETAKKAN DI ATAS MEZBAH, DIA PASTI TAHU BAHWA AYAHNYA INGIN MEMBUNUH DIA DAN MEMPERSEMBAHKANNYA SEBAGAI KORBAN BAKARAN.

 

SEKALIPUN BEGITU ISHAK TIDAK MEMBERONTAK DAN MENDENDAM KEPADA ORANG TUANYA. ISHAK TIDAK MERASA PAHIT DAN BERPIKIR BAHWA AYAHNYA BUKANLAH AYAH YANG BAIK.

 

ISHAK MENGHORMATI AYAHNYA DAN JUGA KEPUTUSAN AYAHNYA UNTUK MENTAATI FIRMAN TUHAN.

 

KETAATAN  KEPADA TUHAN DILAKUKAN KEPADA MANUSIA (ORANG TUA, ORANG TUA ROHANI, GURU DI SEKOLAH, SERTA PEMIMPIN DI KANTOR.

 

 

4. MENGHINDARI PERTENGKARAN

 

Kejadian 26:12-33 (Tb)

12 Maka Menaburlah Ishak Di Tanah Itu Dan Dalam Tahun Itu Juga Ia Mendapat Hasil Seratus Kali Lipat; Sebab Ia Diberkati Tuhan.

13 Dan Orang Itu Menjadi Kaya, Bahkan Kian Lama Kian Kaya, Sehingga Ia Menjadi Sangat Kaya.

14 Ia Mempunyai Kumpulan Kambing Domba Dan Lembu Sapi Serta Banyak Anak Buah, Sehingga Orang Filistin Itu Cemburu Kepadanya.

15 Segala Sumur, Yang Digali Dalam Zaman Abraham, Ayahnya, Oleh Hamba-Hamba Ayahnya Itu, Telah Ditutup Oleh Orang Filistin Dan Ditimbun Dengan Tanah.

16 Lalu Kata Abimelekh Kepada Ishak: "Pergilah Dari Tengah-Tengah Kami Sebab Engkau Telah Menjadi Jauh Lebih Berkuasa Dari Pada Kami."

17 Jadi Pergilah Ishak Dari Situ Dan Berkemahlah Ia Di Lembah Gerar, Dan Ia Menetap Di Situ.

18 Kemudian Ishak Menggali Kembali Sumur-Sumur Yang Digali Dalam Zaman Abraham, Ayahnya, Dan Yang Telah Ditutup Oleh Orang Filistin Sesudah Abraham Mati; Disebutkannyalah Nama Sumur-Sumur Itu Menurut Nama-Nama Yang Telah Diberikan Oleh Ayahnya.

19 Ketika Hamba-Hamba Ishak Menggali Di Lembah Itu, Mereka Mendapati Di Situ Mata Air Yang Berbual-Bual Airnya.

20 Lalu Bertengkarlah Para Gembala Gerar Dengan Para Gembala Ishak. Kata Mereka: "Air Ini Kepunyaan Kami." Dan Ishak Menamai Sumur Itu Esek, Karena Mereka Bertengkar Dengan Dia Di Sana.

21 Kemudian Mereka Menggali Sumur Lain, Dan Mereka Bertengkar Juga Tentang Itu. Maka Ishak Menamai Sumur Itu Sitna.

22 Ia Pindah Dari Situ Dan Menggali Sumur Yang Lain Lagi, Tetapi Tentang Sumur Ini Mereka Tidak Bertengkar. Sumur Ini Dinamainya Rehobot, Dan Ia Berkata: "Sekarang Tuhan Telah Memberikan Kelonggaran Kepada Kita, Sehingga Kita Dapat Beranak Cucu Di Negeri Ini."

23 Dari Situ Ia Pergi Ke Bersyeba.

24 Lalu Pada Malam Itu Tuhan Menampakkan Diri Kepadanya Serta Berfirman: "Akulah Allah Ayahmu Abraham; Janganlah Takut, Sebab Aku Menyertai Engkau; Aku Akan Memberkati Engkau Dan Membuat Banyak Keturunanmu Karena Abraham, Hamba-Ku Itu."

25 Sesudah Itu Ishak Mendirikan Mezbah Di Situ Dan Memanggil Nama Tuhan. Ia Memasang Kemahnya Di Situ, Lalu Hamba-Hambanya Menggali Sumur Di Situ.

26 Datanglah Abimelekh Dari Gerar Mendapatkannya, Bersama-Sama Dengan Ahuzat, Sahabatnya, Dan Pikhol, Kepala Pasukannya.

27 Tetapi Kata Ishak Kepada Mereka: "Mengapa Kamu Datang Mendapatkan Aku? Bukankah Kamu Benci Kepadaku, Dan Telah Menyuruh Aku Keluar Dari Tanahmu?"

28 Jawab Mereka: "Kami Telah Melihat Sendiri, Bahwa Tuhan Menyertai Engkau; Sebab Itu Kami Berkata: Baiklah Kita Mengadakan Sumpah Setia, Antara Kami Dan Engkau; Dan Baiklah Kami Mengikat Perjanjian Dengan Engkau,

29 Bahwa Engkau Tidak Akan Berbuat Jahat Kepada Kami, Seperti Kami Tidak Mengganggu Engkau, Dan Seperti Kami Semata-Mata Berbuat Baik Kepadamu Dan Membiarkan Engkau Pergi Dengan Damai; Bukankah Engkau Sekarang Yang Diberkati Tuhan."

30 Kemudian Ishak Mengadakan Perjamuan Bagi Mereka, Lalu Mereka Makan Dan Minum.

31 Keesokan Harinya Pagi-Pagi Bersumpah-Sumpahanlah Mereka. Kemudian Ishak Melepas Mereka, Dan Mereka Meninggalkan Dia Dengan Damai.

32 Pada Hari Itu Datanglah Hamba-Hamba Ishak Memberitahukan Kepadanya Tentang Sumur Yang Telah Digali Mereka, Serta Berkata Kepadanya: "Kami Telah Mendapat Air."

33 Lalu Dinamainyalah Sumur Itu Syeba. Sebab Itu Nama Kota Itu Adalah Bersyeba, Sampai Sekarang.

 

ORANG YANG TAAT PASTI DIBERKATI TUHAN, SEHINGGA KEMANAPUN KAKINYA MELANGKAH, MUJIZAT TUHAN SELALU ADA.

ORANG YANG BEBAS HATINYA AKAN MEMPERBESAR KAPASITASNYA DALAM MENAMPUNG BERKAT-BERKAT TUHAN.

 

IRI HATI BUAHNYA KETAMAKAN DAN KEJAHATAN

MERAMPAS SUMUR = MEMBUNUH

KARENA SUMBER AIR MERUPAKAN HAL YANG PALING DIBUTUHKAN. NAMUN, KITA LIHAT DUA KALI ISHAK TIDAK INGIN BERTENGKAR DENGAN ORANG-ORANG GERAR. DIA LEBIH MEMILIH MEMBIARKAN MEREKA MEMILIKI ASET SUMUR YANG SANGAT BERHARGA ITU. DIA PERGI UNTUK MENGGALI LAGI DI TEMPAT LAIN.

 

MANUSIA BOLEH MENCURI, MENUTUP ATAU MENGHALANGI BERKAT-BERKAT KITA. TAPI KITA PUNYA TUHAN YANG SANGGUP MEMBERKATI KITA.

 

ESEK (PERTIKAIAN), SITNA (PERSELISIHAN). KETIKA ISHAK MENINGGALKAN ESEK DAN SITNA, DIA KEMUDIAN MENEMUKAN REHOBOT (TEMPAT YANG LUAS). TEMPAT YANG LUAS INI BERBICARA TENTANG RASA AMAN, TENTRAM, TEMPAT TINGGAL YANG CUKUP YANG DIBERIKAN TUHAN.

SUMUR YANG DISEBUTKAN TERAKHIR YAITU SYEBA  (SUMPAH).

 

ISHAK BELAJAR MENGALAH BUKAN BERARTI KALAH, TAPI MELEPASKAN HAKNYA UNTUK MEMBALAS JAHAT DENGAN JAHAT DAN MENGIZINKAN ALLAH UNTUK MEMBELANYA.

 

Roma 12:17-21 (TB)

17 Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang!

18 Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!

19 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.

20 Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya.

21 Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!

 

ISHAK ITU ORANGNYA POSITIF VIBES.

HATI BESAR PIKIRAN POSITIF.

ISHAK SELALU MENYAKSIKAN TUHAN LEWAT KEHIDUPANNYA.

ISHAK TIDAK BUTUH VALIDASI, TAPI ORANG LAIN AKAN MELIHAT SENDIRI  

SUATU KEHIDUPAN YANG BERBEDA DALAM ISHAK DALAM HAL BERKAT-BERKAT YANG DIPEROLEHNYA.

 

ISHAK PUNYA ROH YANG LUAR BIASA PUNYA HATI YANG BESAR, BEBAS, BAIK UNTUK SELALU MEMPERCAYAI TUHAN SEBAGAI PENOLONG DAN PEMBELANYA, TIDAK CEPAT BERPUTUS ASA DAN TIDAK TINGGAL DALAM KEKECEWAAN.

 

A. KETIKA KITA MENJAGA HADIRAT TUHAN, MAKA BERKAT DAN PENYERTAAN TUHAN ITU NYATA DALAM KEHIDUPAN KITA, SEHINGGA KEMANAPUN KAKI KITA MELANGKAH MUJIZAT TUHAN PASTI TERJADI.

B. KALAU HATI KITA BENAR MAKA TUHAN SELALU PUNYA CARA UNTUK MEMBERKATI DAN MENOLONG KITA.

Tidak ada komentar: