Mengenai Saya

Foto saya
Makassar, Sulawei Selatan, Indonesia

TOTAL KUNJUNGAN

Label

Translate

Cari Blog Ini

Senin, 20 Agustus 2018

PERLUAS KAPASITASMU!

Yesaya 54:1-3
1 Bersorak-sorailah, hai si mandul yang tidak pernah melahirkan! Bergembiralah dengan sorak-sorai dan memekiklah, hai engkau yang tidak pernah menderita sakit bersalin! Sebab yang ditinggalkan suaminya akan mempunyai lebih banyak anak dari pada yang bersuami, firman TUHAN.

2 Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya; panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu!
3 Sebab engkau akan mengembang ke kanan dan ke kiri, keturunanmu akan memperoleh tempat bangsa-bangsa, dan akan mendiami kota-kota yang sunyi.

Mandul

Kata "mandul" disini mengandung arti tidak berbuah, tidak menghasilkan (kekeringan). Kondisi hilang harapan yang buat kita putus asa. Mereka adalah orang-orang yang merasa dirinya stagnasi, mentalnya tidak berpengharapan. Bahkan rasa cepat puas diri atau zona nyaman itupun salah satu bentuk kemandulan karena kita merasa sudah selesai dan tidak berbuat apa-apa seperti halnya jika hidup diibaratkan sebagai buah, selama kita masih hijau kita akan terus bertumbuh, namun begitu kita merasa sudah matang/masak, maka kita pun tinggal menunggu waktu untuk membusuk dan tidak lagi berarti. Kita merasa tertekan dengan keadaan tersebut, dimana segala sesuatunya terlihat tidak mungkin. Dan disaat seperti ini iblis mulai datang melemahkan kita lewat keterbatasan kita untuk menjatuhkan kita. Ketika hati kita lemah maka kita akan mudah jatuh. Maka pada akhirnya kita tidak bisa menikmati segala yang baik dari Tuhan.

Ketika waktu-waktu kekeringan ini terjadi maka yang harus kita lakukan adalah


Bersorak-sorai  (bangun hubungan dengan Tuhan)

Dalam sorak-sorai ada kegirangan, sukacita, syukur karena percaya bahwa kita punya Allah yang besar, yang sanggup menolong kita. Dalam sorak-sorai ada kekuatan yang baru yang diberikan Tuhan sehingga kita cakap dalam menghadapi segala perkara. Kalau kita tau caranya bersorak, Tuhan sanggup pulihkan damai sejahteramu.

Mazmur 89:15-17
15 (89-16) Berbahagialah bangsa yang tahu bersorak-sorai, ya TUHAN, mereka hidup dalam cahaya wajah-Mu;
16 (89-17) karena nama-Mu mereka bersorak-sorak sepanjang hari, dan karena keadilan-Mu mereka bermegah.
17 (89-18) Sebab Engkaulah kemuliaan kekuatan mereka, dan karena Engkau berkenan, tanduk kami meninggi.

"Tanduk" berbicara tentang minyak = pengurapan dan perkenanan Tuhan dalam hidup kita.

Mazmur 47:1-2
1 Untuk pemimpin biduan. Dari bani Korah. Mazmur. (47-2) Hai segala bangsa, bertepuktanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak-sorai!
2 (47-3) Sebab TUHAN, Yang Mahatinggi, adalah dahsyat, Raja yang besar atas seluruh bumi.

Mazmur 100:2 Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!


Mazmur 138:1-3
1 Dari Daud. Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hatiku, di hadapan para allah aku akan bermazmur bagi-Mu.
2 Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.
3 Pada hari aku berseru, Engkau pun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.


Daud tau bagaimana bersorak.  Dan pengurapan dan perkenanan Tuhan menyertainya sekalipun banyak tantangan.


Memperluas kapasitas kita (berdampak)  
     
"Lapangkanlah tempat kemahmu" berbicara tentang perluas dan perlebarlah kapasitasmu.

Lakukan perubahan yang dimulai dari diri sendiri (buatlah terobosan). 
Jangan bangun sistem pasif atau sistem transit. Nikmati apa yang kita punya dan jadilah maksimal dan berbahagialah di dalamnya bagi kemuliaan Tuhan.

Jangan suka menunda-nunda dan jangan mengerjakan segala sesuatu secara asal-asalan.     
Jangan tunggu sempurna baru memberi dampak. Ayo segera kerjakan apa yang Tuhan taruh di hidup kita dengan komitmen dan fokus. Tuhan tidak mau tanggung-tanggung untuk mengerjakan sesuatu dalam hidup kita. Lakukanlah segala sesuatunya seperti kita mengerjakan untuk Tuhan. Hidup cuma sekali, hiduplah luar biasa dalam Tuhan, janganlah hidup percuma (menyia-nyiakan hidup kita).
  
Berani bermimpi untuk pemulihan berkat yang luar biasa dari Tuhan.          
Jangan hidup sekadar hidup. Jangan sekedar menjalani hari-harimu seadanya. Jangan hidup dengan mental kalah. Jangan hidup dengan mental menyerah. Tuhan telah menyiapkan yang terbaik bagimu!  Kita harus tau tujuannya Tuhan dalam hidup kita. Dengan berdoa dan mencari kebenaran lewat Firman Tuhan sehingga kita dapat mengetahui apa yang Tuhan ingin kita kerjakan. Bagian Tuhan memberkati kita dan bagian kita adalah  memperluas kapasitas kita. Lewat pelayanan kita, potensi kita, talenta yang ada pada kita dalam keseharian kita bagi kemuliaan nama Tuhan. Miliki fokus dalam satu bidang dan jadilah seorang yang maestro di sana.


Ayat tiga berbicara tentang janji Tuhan.
kata "akan" ini adalah kata yang pasti atau jaminan dari Tuhan untuk tergenapi. Ketika lawatan Tuhan itu terjadi maka hidup kita pun diubah menjadi baru dan berguna. Kita semua berhak menikmati janji dan berkat Tuhan asal kita taat dan setia. Haleluya. Segala puji syukur hanya bagi Tuhan Yesus.



Tidak ada komentar: