Yesaya 54:1-3
1 Bersorak-sorailah, hai si mandul yang tidak
pernah melahirkan! Bergembiralah dengan sorak-sorai dan memekiklah, hai engkau
yang tidak pernah menderita sakit bersalin! Sebab yang ditinggalkan suaminya
akan mempunyai lebih banyak anak dari pada yang bersuami, firman TUHAN.
2 Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah
tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya; panjangkanlah tali-tali
kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu!
3 Sebab engkau akan mengembang ke kanan dan ke
kiri, keturunanmu akan memperoleh tempat bangsa-bangsa, dan akan mendiami
kota-kota yang sunyi.
Mandul
Kata "mandul" disini mengandung arti
tidak berbuah, tidak menghasilkan (kekeringan). Kondisi hilang harapan yang
buat kita putus asa. Mereka adalah orang-orang yang merasa dirinya stagnasi,
mentalnya tidak berpengharapan. Bahkan rasa cepat puas diri atau zona nyaman
itupun salah satu bentuk kemandulan karena kita merasa sudah selesai dan tidak
berbuat apa-apa seperti halnya jika hidup diibaratkan sebagai buah, selama kita
masih hijau kita akan terus bertumbuh, namun begitu kita merasa sudah
matang/masak, maka kita pun tinggal menunggu waktu untuk membusuk dan tidak
lagi berarti. Kita merasa tertekan dengan keadaan tersebut, dimana segala
sesuatunya terlihat tidak mungkin. Dan disaat seperti ini iblis mulai datang
melemahkan kita lewat keterbatasan kita untuk menjatuhkan kita. Ketika hati
kita lemah maka kita akan mudah jatuh. Maka pada akhirnya kita tidak bisa
menikmati segala yang baik dari Tuhan.
Ketika waktu-waktu kekeringan ini terjadi maka yang
harus kita lakukan adalah
Bersorak-sorai
(bangun hubungan dengan Tuhan)
Dalam sorak-sorai ada kegirangan, sukacita, syukur karena percaya bahwa
kita punya Allah yang besar, yang sanggup menolong kita. Dalam sorak-sorai ada
kekuatan yang baru yang diberikan Tuhan sehingga kita cakap dalam menghadapi
segala perkara. Kalau kita tau caranya bersorak, Tuhan sanggup pulihkan damai
sejahteramu.
Mazmur 89:15-17
15 (89-16) Berbahagialah bangsa yang tahu
bersorak-sorai, ya TUHAN, mereka hidup dalam cahaya wajah-Mu;
16 (89-17) karena nama-Mu mereka bersorak-sorak
sepanjang hari, dan karena keadilan-Mu mereka bermegah.
17 (89-18) Sebab Engkaulah kemuliaan kekuatan
mereka, dan karena Engkau berkenan, tanduk kami meninggi.
"Tanduk" berbicara tentang minyak =
pengurapan dan perkenanan Tuhan dalam hidup kita.
Mazmur 47:1-2
1 Untuk pemimpin biduan. Dari bani Korah. Mazmur.
(47-2) Hai segala bangsa, bertepuktanganlah, elu-elukanlah Allah dengan
sorak-sorai!
2 (47-3) Sebab TUHAN, Yang Mahatinggi, adalah
dahsyat, Raja yang besar atas seluruh bumi.
Mazmur 100:2 Beribadahlah kepada TUHAN dengan
sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!
Mazmur 138:1-3
1 Dari Daud. Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan
segenap hatiku, di hadapan para allah aku akan bermazmur bagi-Mu.
2 Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan
memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat
nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.
3 Pada hari aku berseru, Engkau pun menjawab aku,
Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.
Daud tau bagaimana bersorak. Dan pengurapan dan perkenanan Tuhan
menyertainya sekalipun banyak tantangan.
Memperluas kapasitas kita (berdampak)
"Lapangkanlah tempat kemahmu" berbicara tentang perluas dan
perlebarlah kapasitasmu.
Lakukan perubahan yang dimulai dari diri sendiri
(buatlah terobosan).
Jangan bangun
sistem pasif atau sistem transit. Nikmati apa yang kita punya dan jadilah
maksimal dan berbahagialah di dalamnya bagi kemuliaan Tuhan.
Jangan suka menunda-nunda dan jangan mengerjakan
segala sesuatu secara asal-asalan.
Jangan tunggu sempurna baru memberi dampak. Ayo segera kerjakan apa yang
Tuhan taruh di hidup kita dengan komitmen dan fokus. Tuhan tidak mau
tanggung-tanggung untuk mengerjakan sesuatu dalam hidup kita. Lakukanlah segala
sesuatunya seperti kita mengerjakan untuk Tuhan. Hidup cuma sekali, hiduplah
luar biasa dalam Tuhan, janganlah hidup percuma (menyia-nyiakan hidup kita).
Berani bermimpi untuk pemulihan berkat yang luar
biasa dari Tuhan.
Jangan hidup
sekadar hidup. Jangan sekedar menjalani hari-harimu seadanya. Jangan hidup
dengan mental kalah. Jangan hidup dengan mental menyerah. Tuhan telah
menyiapkan yang terbaik bagimu! Kita
harus tau tujuannya Tuhan dalam hidup kita. Dengan berdoa dan mencari kebenaran
lewat Firman Tuhan sehingga kita dapat mengetahui apa yang Tuhan ingin kita
kerjakan. Bagian Tuhan memberkati kita dan bagian kita adalah memperluas kapasitas kita. Lewat pelayanan
kita, potensi kita, talenta yang ada pada kita dalam keseharian kita bagi
kemuliaan nama Tuhan. Miliki fokus dalam satu bidang dan jadilah seorang yang
maestro di sana.
Ayat tiga berbicara tentang janji Tuhan.
kata
"akan" ini adalah kata yang pasti atau jaminan dari Tuhan untuk
tergenapi. Ketika lawatan Tuhan itu terjadi maka hidup kita pun diubah menjadi
baru dan berguna. Kita semua berhak menikmati janji dan berkat Tuhan asal kita
taat dan setia. Haleluya. Segala puji syukur hanya bagi Tuhan Yesus.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar