Mengenai Saya

Foto saya
Makassar, Sulawei Selatan, Indonesia

TOTAL KUNJUNGAN

Label

Translate

Cari Blog Ini

Rabu, 16 Oktober 2019

HARI KETUJUH

Kejadian 2:1-7 (TB)
1 Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya. 
2 Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. 
3 Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.
4 Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika TUHAN Allah menjadikan bumi dan langit, — 
5 belum ada semak apa pun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apa pun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu; 
6 tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu — 
7 ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.

Keluaran 20:8-11 (TB)
8 Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: 
9 enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, 
10 tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu.
11 Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya. 

Yesaya 58:13 (TB) Apabila engkau tidak menginjak-injak hukum Sabat dan tidak melakukan urusanmu pada hari kudus-Ku; apabila engkau menyebutkan hari Sabat "hari kenikmatan", dan hari kudus TUHAN "hari yang mulia"; apabila engkau menghormatinya dengan tidak menjalankan segala acaramu dan dengan tidak mengurus urusanmu atau berkata omong kosong, 

Lukas 4:16 (TB) Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.


Hari ketujuh atau hari Sabat atau hari istirahat, menyangkut empat hal: selesai, berhenti, memberkati dan menguduskan. Hari Sabat berbicara hari perhentian khusus. Hari Sabat adalah hari peringatan atas selesainya seluruh pekerjaan penciptaan. Hari Sabat adalah hari ucap syukur. Bukan hanya berbicara keteladanan dalam menghargai waktu beristirahat tetapi lebih dari pada semuanya itu, kita beristirahat dari kesibukan dunia dan mengkhususkan  waktu mencari keintiman dengan Allah. Korban terbaik kita dalam waktu khusus dengan Tuhan adalah ucapan syukur kita. Haleluya...

Tidak ada komentar: