Kejadian 19:12-26 (TB)
13 sebab kami akan memusnahkan tempat ini, karena banyak keluh kesah orang tentang kota ini di hadapan TUHAN; sebab itulah TUHAN mengutus kami untuk memusnahkannya."
14 Keluarlah Lot, lalu berbicara dengan kedua bakal menantunya, yang akan kawin dengan kedua anaknya perempuan, katanya: "Bangunlah, keluarlah dari tempat ini, sebab TUHAN akan memusnahkan kota ini." Tetapi ia dipandang oleh kedua bakal menantunya itu sebagai orang yang berolok-olok saja.
15 Ketika fajar telah menyingsing, kedua malaikat itu mendesak Lot, supaya bersegera, katanya: "Bangunlah, bawalah isterimu dan kedua anakmu yang ada di sini, supaya engkau jangan mati lenyap karena kedurjanaan kota ini."
16 Ketika ia berlambat-lambat, maka tangannya, tangan isteri dan tangan kedua anaknya dipegang oleh kedua orang itu, sebab TUHAN hendak mengasihani dia; lalu kedua orang itu menuntunnya ke luar kota dan melepaskannya di sana.
17 Sesudah kedua orang itu menuntun mereka sampai ke luar, berkatalah seorang: "Larilah, selamatkanlah nyawamu; janganlah menoleh ke belakang, dan janganlah berhenti di mana pun juga di Lembah Yordan, larilah ke pegunungan, supaya engkau jangan mati lenyap."
18 Kata Lot kepada mereka: "Janganlah kiranya demikian, tuanku.
19 Sungguhlah hambamu ini telah dikaruniai belas kasihan di hadapanmu, dan tuanku telah berbuat kemurahan besar kepadaku dengan memelihara hidupku, tetapi jika aku harus lari ke pegunungan, pastilah aku akan tersusul oleh bencana itu, sehingga matilah aku.
20 Sungguhlah kota yang di sana itu cukup dekat kiranya untuk lari ke sana; kota itu kecil; izinkanlah kiranya aku lari ke sana. Bukankah kota itu kecil? Jika demikian, nyawaku akan terpelihara."
21 Sahut malaikat itu kepadanya: "Baiklah, dalam hal ini pun permintaanmu akan kuterima dengan baik; yakni kota yang telah kau sebut itu tidak akan kutunggangbalikkan.
22 Cepatlah, larilah ke sana, sebab aku tidak dapat berbuat apa-apa, sebelum engkau sampai ke sana." Itulah sebabnya nama kota itu disebut Zoar.
23 Matahari telah terbit menyinari bumi, ketika Lot tiba di Zoar.
24 Kemudian TUHAN menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari TUHAN, dari langit;
25 dan ditunggangbalikkan-Nyalah kota-kota itu dan Lembah Yordan dan semua penduduk kota-kota serta tumbuh-tumbuhan di tanah.
26 Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam.
Sebelumnya bila mengingat tentang kisah isteri Lot. Dalam pikiran saya, isteri Lot menjadi tiang garam karena dia mengingat semua hartanya sampai menoleh kebelakang lalu menjadi tiang garam.
Setelah merenungkan lebih dalam lagi, saya sampai pada kesimpulan:
Isteri Lot tidak menghargai anugerah keselamatan yang sudah diterimanya. Dia tidak percaya sepenuhnya atas apa yang akan Tuhan kerjakan dalam hidupnya. Inilah gambaran ketidaktaatan sebagai akibat dari ketidakakuratan dalam mendengar dan melakukan perintah Tuhan.
Setelah merenungkan lebih dalam lagi, saya sampai pada kesimpulan:
Isteri Lot tidak menghargai anugerah keselamatan yang sudah diterimanya. Dia tidak percaya sepenuhnya atas apa yang akan Tuhan kerjakan dalam hidupnya. Inilah gambaran ketidaktaatan sebagai akibat dari ketidakakuratan dalam mendengar dan melakukan perintah Tuhan.
Mengerjakan keselamatan harus dilakukan dengan sepenuh hati dan bersifat personal. Tidak ada pertobatan yang setengah-setengah. Ikut Tuhan harus sungguh-sungguh.
Hal-hal apa saja yang masih membuat saudara berpaling: kebiasaan lama kah? materi kah? prestasi kah? pencapaian kah? Kenyamanan kah?
Mari kembalikan fokus kita pada kekekalan. Akurat dalam mendengar dan melakukan perintahNya. Semangat!
Hal-hal apa saja yang masih membuat saudara berpaling: kebiasaan lama kah? materi kah? prestasi kah? pencapaian kah? Kenyamanan kah?
Mari kembalikan fokus kita pada kekekalan. Akurat dalam mendengar dan melakukan perintahNya. Semangat!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar